Bismillah  


Bismillah..
jangan lupa mengucap bismillah..
setiap memulai sesuatu. berharap semoga
yang qta lakukan mendapat berkah dan ridho Allah..

Bismillah...
semoga keseharian kita dikasihi dan disayangi..
batu rintangan bukanlah halangan
tembok menjulang bukan penghadang

Bismillah....
semoga hari ini pekerjaan qta
tidak hanya menuai rupiah..
tapi juga pahala
buat bekal di hari akhir

Bismillahirrahmanirrahim

Read More...
Link ke posting ini

Makassar Tuan Rumah Pesta Blogger 2009  

Kota Makassar akan menjadi tujuan pesta blogger 2009. Kota anging mammiri ini adalah kota ke enam setelah Malang, Semarang, Bandung, Balikpapan dan Samarinda. Setelah Makassar rencananya akan ada empat kota lagi yang akan menjadi tujuan pelaksanaan pesta blogger di tahun 2009 ini.
Pelaksanaan pesta blogger di Makassar menurut rencana akan dilangsungkan pada hari kamis, 27 agustus. Pesta berupa blogshop akan digelar di American Corner perpustakaan kampus Unhas tamalanrea. Pada blogshop ini, peserta akan diajari cara membuat blog. Untuk itu panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas seperti computer dan akses internet.
Berhubung peserta dibatasi hanya 40 orang saja, yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui email ke : paccarita_angingmammiri@yahoo.com. Selain blogshop, malamnya juga akan digelar tudang sipulung blogger. Bagi yang berminat dapat memastikan pelaksanaan pesta blogger di kota Makassar dengan menghubungi panitia di nomor kontak 0411-5474047 an. Nanie. Selamat berpesta ..!

Read More...
Link ke posting ini

Entrepreneur is Transformer  

Bagaimana kita merubah sampah busuk menjadi emas ? pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan melakukan kerja keras. Tidak hanya berlindung di balik buku. Itulah tugas entrepreneur sejati yang ingin tetap eksis. Entrepeneurship atau wirausaha adalah sebuah prospek hidup yang cerah. Hal ini telah dibuktikan oleh H. Wayne Huizenga di amerika serikat. Huizenga menjadi milyuner dari usahanya mengangkut sampah di kota Amerika. Di Indonesia ada Hidayat, seorang pengusaha sukses dari bisnis sampah. Kini hidayat memiliki perusahaan bernama Mittran. Perusahaan yang mengubah sampah menjadi pupuk untuk pertanian. Huizenga dan Hidayat adalah contoh dari Transformer. Mengubah sesuatu yang menurut orang menjijikan menjadi “emas”.

Proses menjadi emas itu sangatlah panjang. Wirausahawan harus tahan banting dari bermacam rintangan. Hal tersebut bisa diatasi dengan seringnya kita membaca buku, mengikuti seminar, dan bergaul dengan para entrepreneur. Seorang entrepreneur harus tahu cara mengembangkan emosi dan aksi yang positif. Para entrepreneur juga mesti memiliki kemampuan komunikasi yang baik, semangat kerja tim, mau mengembangkan diri, keinginan memajukan usaha, dan kepemimpinan tentunya. Dan yang paling penting adalah berani untuk terjun langsung menjadi usahawan.

Kebanyakan dari masyarakat umumnya lebih memilih menjadi karyawan (PNS) ketimbang membuka lapangan kerja yang mandiri. Sehingga menjadi usaha sendiri. Begitupula halnya dengan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di negeri ini. Banyaknya sarjana yang dikeluarkan tidak mempunyai keberanian menempuh jalur sebagai seorang usahawan. Oleh karena itu, kampus-kampus sejak dini harus mengajarkan semangat wirausaha pada setiap mahasiswa. Sebab kewirausahaan berhubungan dengan skill yang lahir dari kebiasaan. Bukan semata dari teori di dalam kelas.

Mahasiswa harus dilatih untuk mengubah cara pikir, bahwa ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah senyatanya harus bisa diaplikasikan demi kemaslahatan masyarakat dan negara. Salah satu jalan adalah dengan menjadi entrepreneur. Tidak hanya itu, pemerintah selaku pengayom juga harus mampu memberikan dana untuk pengembangan bibit-bibit entrepreneur di negeri ini.

Read More...
Link ke posting ini

Mahasiswa mesti “ jual diri ”  

Who am i ? Siapakah anda dan apa latar belakang ilmu anda. Terlepas dari disiplin ilmu apapun, anda sebagai seorang mahasiswa di era saat ini harus pintar menyikapi kesempatan untuk masuk ke dunia kerja dan masyarakat. Salah satunya adalah dengan membekali diri dengan jiwa wirausaha. " or be the technopreneur ".

Konsep wirausaha dan ilmu yang dipelajari harus disesuaikan. Ilmu dasar yang dimiliki harus diarahkan oleh universitas ke arah aplikasi. Ke bentuk yang namanya wirausaha. Tidak sebatas teori. Sebab teori di bangku kuliah tidaklah cukup, kendatipun kelak para mahasiswa akan bergelar insiyur.

Pembekalan di luar kelas seperti pendalaman materi aplikasi bisnis, bisnis manajemen, diskusi dan observasi dari para pemilik pengalaman bisnis jauh lebih penting. Jika tidak ingin melahirkan pengangguran dari dalam kampus. Sehingga pendidikan wirausaha kini semakin dibutuhkan mengingat semakin tingginya angka penggangguran setiap tahun di Indonesia.

Jumlah lulusan semakin banyak dan sayangnya tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja yang ada, sehingga yang dibutuhkan saat ini bukan lagi tenaga kerja tetapi para pembuat pekerjaan. Untuk membuat lapangan pekerjaan, sejak dini mahasiswa harus pintar-pintar mengawinkan ilmu yang mereka pelajari ke bentuk aplikasi produk.

Read More...
Link ke posting ini

Ayooo.., Membuat perusahaan di sekolah  

Sebagai seorang pelajar, apa salahnya kalau menyempatkan diri untuk membuat perusahaan di sekolah. Membentuk sebuah organisasi perusahaan yang terdiri dari direktur, manajer pemasaran, sampai penjualan laiknya perusahaan besar. Sehingga keinginan kita sebagai seorang pelajar sebagai wirausahawan dapat terfasilitasi.

Untuk membuat perusahaan sekolah bias dimulai dengan membentuk kelompok wirausaha yang terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa. Setelah itu mulailah dengan merancang produk. Membuat promosi, hingga menjualnya di pasaran.

Untuk member nama pada produk anda, buatlah nama seunik mungkin. Misalnya “sate jin” ato “es malaikat”. He he he.. tujuannya adalah agar teman anda tertarik untuk mau mencoba. Jika rasanya muantappp, percayalah produk anda akan laris manisss ! Selain makanan, Anda juga bias membuat produk seperti sepatu lukis warna-warni, tas tali, kerajinan batik, sampai anting-anting dan pin. Terserah minat dan kreasi yang anda minati. Karena lingkupnya masih di sekitar sekolah, ciptakanlah produk yang dekat dengan kebutuhan guru atau siswa-siswa. Produk, modal dan pasar. Ketiga hal itu harus menjadi pegangan awal dalam membuat perusahan. Jika produk perusahaan anda ingin menembus pasar luar sekolah. Anda bisa ikut serta dalam pameran-pameran. Mempromosikan produk unggulan yang anda miliki.

Menjalankan perusahaan sama halnya dengan menjalankan sebuah organisasi di sekolah. Jangan jadikan aktivitas perusahaan anda sampai menggganggu aktivitas belajar anda. Sebaliknya dengan membuat perusahaan dalam sekolah, anda bias memetik banyak pelajaran. Utamanya pandangan tentang hidup mandiri. Anda akan terbiasa belajar menentukan sikap dan membuat keputusan sendiri atas sebuah rencana juga permasalahan.

Selain manfaat di atas, kemampuan individu anda juga akan terus meningkat. Seperti semangat berusaha, keberanian menentukan sikap dan mengambil keputusan, serta pandangan ke depan sebagai calon wirausahawan.


Terlepas dari itu semua, hal yan juga penting adalah adanya kemauan dan semangat, serta semangat terus belajar. Selamat mencoba..!

Read More...
Link ke posting ini