Tears and Rain  



tears and rain
by; James Blunt

How I wish I could surrender my soul;
Shed the clothes that become my skin;
See the liar that burns within my needing.
How I wish I'd chosen darkness from cold.
How I wish I had screamed out loud,
Instead I've found no meaning.

I guess it's time I run far, far away; find comfort in pain,
All pleasure's the same: it just keeps me from trouble.
Hides my true shape, like Dorian Gray.
I've heard what they say, but I'm not here for trouble.
It's more than just words: it's just tears and rain.

How I wish I could walk through the doors of my mind;
Hold memory close at hand,
Help me understand the years.
How I wish I could choose between Heaven and Hell.
How I wish I would save my soul.
I'm so cold from fear.

I guess it's time I run far, far away; find comfort in pain,
All pleasure's the same: it just keeps me from trouble.
Hides my true shape, like Dorian Gray.
I've heard what they say, but I'm not here for trouble.
Far, far away; find comfort in pain.
All pleasure's the same: it just keeps me from trouble.
It's more than just words: it's just tears and rain.

Read More...

DR. Fadel Muhammad; "Inovasi atau Mati"  

Inovasi atau mati

Sosok fadel muhammad, gubernur Gorontalo sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia. Apalagi masyarakat Gorontalo. Dibawah kepemimpinannya begitu banyak gebrakan berani yang dia perbuat untuk kemajuan rakyat di provinsi dan daerahnya. Demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan Gorontalo, Fadel berani menabrak tembok yang selama ini mengungkung pemikiran banyak pejabat pemerintah soal konsep pemerintahan dan pembangunan di daerah. Meski dalam usahanya membangun daerah yang dipimpinnya menghadapi banyak pesimisme dan kritikan banyak pihak, fadel tetap yakin dan berani berbuat diluar jalur baku yang selama ini berlaku. Alasannya, tak lain demi rakyat. Mau maju harus punya inovasi dan terobosan berani, tegasnya.
Dalam kuliah tamu yang diadakan oleh laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Fisip Unhas, 20 juni di gedung Ipteks Unhas, Fadel memaparkan pemikiran dan konsep pembangunan dan kepemimpinan inovatif dalam reformasi birokrasi. Dalam ceramahnya, gubernur Gorontalo yang terpilih dengan perolehan 85 persen suara rakyat ini selalu menekankan pentingnya perubahan pola pikir ”mindset” pada tiap pemimpin dan petinggi pemerintahan. Sebab selama ini, menurutnya pejabat di daerah telah terkungkung dalam pemikiran yang sempit dan tidak berani berbuat, sehingga rakyat pun tidak maju-maju. Intinya menurut Fadel, setiap perubahan harus diawali dari pemimpin. Harus ada keinginan secara sadar oleh setiap pemimpin untuk mau memajukan daerahnya. Tidak hanya menurut pada aturan yang bila dikaji justru tidak berpihak pada rakyat. Oleh karena itu, setiap pemimpin harus berani membuat terobosan baru. Inovatif untuk memajukan daerahnya. Prinsipnya ’Inovasi atau Mati’. Selamat berjuang Bung Fadel.....!

Read More...

Immortality  


Immortality
by; Celine Dion

So this is who I am,
And this is all I know,
And I must chosse to live,
For all that I can give,
The spark that makes the power grow

And I will stand for my dream if I can,
Symbol of my faith in who I am,
But you are my only,
And I must follow on the road that lies ahead,
And I won't let my heart control my head,
But you are my only
And we don't say goodbye,
And I know what I've got to be

Immortality
I make my journey through eternity
I keep the memory of you and me inside
Fulfill your destiny,
Is there within the child,
My storm will never end,
My fate is on the wind,
The king of hearts, the joker's wild,
But we don't say goodbye,
I'll make them all remember me

'Cos I have found a dream that must come true,
Every ounce of me must see it through,
But you are my only
I'm sorry I don't have a role for love to play,
Hand over my heart I'll find my way,
I will make them give to me

Immortality
There is a vision and a fire in me
I keep the memory of you and me, inside
And we don't say goodbye
We don't say goodbye
With all my love for you
And what else we may do
We don't say, goodbye

Read More...

Nannochloropsis oculata  

ABSTRAK

MUHAMMAD YUNUS. Penentuan Kepadatan Sel Nannochloropsis oculata Menggunakan Indikator Monokrom. Dibimbing oleh IRFAN AMBAS dan ELMI N. ZAINUDDIN.

Pakan alami mempunyai peranan yang sangat penting dalam usaha pembenihan ikan, udang, kerang-kerangan, kepiting, dan berbagai kultivan. Dari beberapa spesies pakan alami, Nannochloropsis oculata termasuk yang banyak dimanfaatkan untuk pakan ikan. Mikroalga bersel satu ini telah berhasil diisolasi sebagai stok murni dan dapat dikultur dalam skala massal untuk pasokan pakan alami.
Di panti pembenihan (hatchery), N. oculata harus terlebih dahulu dipersiapkan sebelum memulai pemeliharaan larva. Namun permasalahannya adalah, saat memberikan N. oculata pembudidaya cenderung memberikan pakan alami ini dalam jumlah berdasarkan perkiraan dan pengalaman selama di lapangan. Sehingga besar kemungkinan konsentrasi sel pakan alami yang diberikan tidak cukup atau malah berlebih. Berdasarkan kendala di atas, maka perlu adanya kajian awal di laboratorium yang dapat mendukung kebutuhan alat/indikator yang mudah dan murah untuk membantu pembudidaya dalam melakukan penghitungan kepadatan sel N. oculata.
Guna mewujudkan tujuan tersebut, dilakukanlah penelitian yang menghubungkan kepadatan sel N. oculata dengan warna pada indikator monokrom yang diperoleh dari program Corel draw. Penggunaan indikator warna monokrom dimungkinkan sebab warna N. oculata yang hijau akibat kandungan klorofilnya akan dapat dibedakan ketika kepadatan selnya bertambah.
Pada penelitian ini wadah yang digunakan adalah wadah plastik sebanyak 9 buah dengan volume kultur 500 mL, salinitas air media 29 ppt, pH air 8.2, menggunakan ramuan Conwy sebagai sumber nutrien dan diaerasi terus menerus. Suhu ruangan diatur pada 24OC menggunakan Air Conditioner. Sumber cahaya menggunakan lampu TL 40 Watt. Pada penelitian ini digunakan tiga perlakuan inokula yaitu 50.000, 100.000 dan 150.000 sel/mL. Masing-masing perlakuan dilakukan tiga ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah kepadatan sel dalam wadah kultur, maka warna sel dalam media tampak semakin pekat/gelap. Warna N. oculata berubah dari bening, hijau cerah kemudian menjadi hijau pekat seiring dengan meningkatnya jumlah kepadatan sel dalam wadah kultur.
Warna yang dihasilkan akibat peningkatan jumlah sel N. oculata dalam wadah kultur pada penelitian ini diperoleh lima kelompok. Masing-masing, warna N1 dengan kepadatan <>

Read More...

Setahun Gratis Langganan Kompas  

Alhamdulillah,,
..minggu pagi saat membuka pintu kamar. Harian kompas sudah ada di depan mata. Seperti kebiasaan saya, halaman pertama yang saya baca alias headline berita pagi ini. Setelah itu kolom opini, kolom nusantara dan berita-berita ringan tentang kejadian di seluruh Inndonesia di kolom Nusantara. Dan uppsss… di bagian bawah terpampang pengumuman pembaca kompas yang berhasil menerima undian jajak pendapat kompas. Wah,,, sebelumnya saya memang pernah mengirim jajak pendapat yang dilakukan Kompas sebanyak satu halaman. Siapa tahu nama saya ada. Ehm.. pelan-pelan saya telusuri nama-nama itu. Untuk pemenang HP Sony Ericsson, oh gak ada nama Muhammad Yunus. Pas turun ke bawah,,, dan ahha… ada nama muhammad yunuz; Sulawesi Selatan. Weits… perasaan saya mungkin ini saya. Tapi saya santai dulu, siapa tahu bukan saya. Cos kata teman saya nama yunuz itu banyak. Dan tiba-tiba 2 hari kemudian ada telepon dari nomor tak dikenal berkode 021. Selamat Sore ini dengan mas yunus yah ? ya betul, jawabku. ini dari kompas Jakarta, selamat yah bapak (wah aku dipanggil Bapak neh…) mendapatkan undian gratis langganan kompas selama 12 bulan. Kalo boleh tahu sejak kapan bapak berlangganan kompas? Apa betul alamat bapak di jalan politeknik ujung pandang? Dan apa nama agen bapak sekarang ini. Bisa tahu nomor telepon agen itu. Semua saya jawab dan ahhha.. ternyata keraguan selama 2 hari itu terjawab sudah. Yunus yang tertulis dalam pengumuman itu adalah saya. Dan ehm nama saya gak pasaran juga kok. Ha ha ha...!Ada kecendrungan pemahaman yang berkembang di masyarakat bahwa semua undian yang dilakukan oleh lembaga baik swasta atau pemerintah itu sudah diketahui siapa pemenangnya. Sehingga banyak teman-teman saya ataupun orang lain yang malas mengirimkan kupon undian. Nah saya berpikir lain. Belajar dari pengalaman saya menang undian ini; Jika menemukan kupon undian, yah kirim saja. kan gak ada ruginya ?. Apalagi seperti jajak pendapat yang dilakukan kompas ini pengirimannya gratis lewat pos. Sehingga tidak ada biaya pengiriman. Selebihnya ya harap-harap cemas aja. Siapa tahu kita yang beruntung. Karena jika kebanyakan orang berpikir seperti yang saya sebutkan di atas, artinya peluang kita untuk menang lebih besar. Ho ho ho...
Tapi banyak juga undian yang memang menipu, sehingga kita juga harus melihat lembaga dan siapa yang melakukan program undian itu. Apa lagi jika sampai harus mengeluarkan biaya awal. Tapi kalo gratis, kirim aja. Dapat HP, atau langganan gratis produk selama setahun kan lumayan juga tuh Bu/Pak/Bro/Cess/Parner/etc... He he he.
Buat kompas; terima kasih yah langganan gratisnya. Semoga menambah pengetahuan saya. Kolom foto membuat mata rileks setelah membaca barisan tulisan berita dari halam pertama, terima kasih telah menggambarkan Indonesia lewat foto ”Pak Fotografer”. Kebetulan saya anak perikanan dan sebentar lagi akan jadi ”Dr Ikan”, sangat senang dengan foto-foto yang bernuansa bahari. Kolom opini yang ditulis oleh cendekia-cendekia indonesia, secara tidak langsung membuat saya bisa belajar dari orang-orang hebat di Indonesia. Berharap saya juga bisa menjadi orang besar. Amin...!
Jika ada pertanyaan. Apa yang pertama kali saya lihat jika membuka pintu di pagi hari? jawabannya adalah Kompas. Oleh karena itu, terima kasih buat loper yang telah mengantarkan saya Kompas tiap pagi, sebab pengetahuan yang saya terima dengan membaca kompas tidak akan saya dapatkan jika ’dikau’ tidak datang mengantarkannya. Meski hujan deras, engkau tetap setia mengantarkan pengetahuan di setiap pintu rumah yang berlangganan Kompas. Sehingga terkadang kertas kompasnya harus basah he he he. Jika guru ”Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Loper adalah ”Transporter Pengetahuan” di saat pagi menyambut. Ma kasih yah... maaf juga kalo Pembayaran kompasku kadang terlambat. Ha ha ha... ketahuan deh. Tapi setahun ke depan Insya Allah tidak lagi, cos dapet gratis neh.... Hi hi hi.....!

Read More...