Motivamor Itu Dilarang Mengudara…!  

Minggu 7 juni lalu program The Golden Ways di Metro TV menyajikan tema “Motivamor”. Baru pertama kali saya mendengar istilah itu. Dan bertanya, apa gerangan yang bakal dibahas terkait isi dari tema MOTIVAMOR ?.

Usut punya usut, motivamor adalah gabungan dari kata Motivasi dan Humor. Bapak Mario teguh sang pembawa acara rupanya menampilkan bintang tamu Tukul Arwana. Live..! Tukul oleh Bapak Mario Teguh dinilai mampu memotivasi orang lain dengan jiwa entertainer yang dimilikinya. Tukul tidak menjual tampang tapi humor. Sehingga mampu memotivasi orang lain untuk lebih percaya diri.

Pada episode ‘Motivamor’, komedian Tukul Arwana tampil dengan gaya yang sedikit elegan. Meski jiwa humornya yang nakalll.. sesekali muncul dari mulutnya. Mungkin karena sebagai bintang tamu. Tukul sedikit ragu berbicara di hadapan sang motivator ‘Bapak Mario Teguh’ tanpa dipersilahkan. Sehingga takut mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan dihadapan audience. “Kita dilarang memarahi audience”, ungkap Mario Teguh kepada Tukul. (Saat itu Tukul tertangkap mata Mario Teguh menatap seorang peserta. He he he.. ! )

Dalam sebuah resumenya mengenai Tukul Arwana, Mario Teguh mencatat :

“Kita tidak harus percaya diri untuk berhasil. Banyak sekali orang menunggu percaya diri, padahal yang kita butuhkan adalah yang kita lakukan dalam ketidak percayaan diri itu”.

Demikian sekilas penampilan Tukul Arwana dalam episode Motivamor di program The Golden Ways Metro TV. Persoalannya tidak hanya di situ. Rupanya di program bukan empat mata Trans7, Tukul bersama rekan-rekannya tidak diperbolehkan mengudara sementara waktu. Kenapa gerangan dengan Sang Motivamor ?
Rupanya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mengeluarkan surat keputusan nomor 06/KPI/SP/06/09. Isinya adalah penghentian sementara program acara Bukan Empat Mata oleh pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.
Diberitakan di portal Tribun Timur : Dalam rapat pleno pada Selasa (9/6), KPI Pusat memutuskan untuk menghentikan sementara program tersebut. Keputusan itu akan berlaku mulai 13 Juni 2009. Hal tersebut disiarkan oleh KPI Pusat kepada pers melalui e-mail.
Trans 7 dinilai belum merealisasi komitmen mereka untuk melakukan perbaikan atas program tersebut. Pada 8 Mei lalu, Trans 7 telah menandatangani surat pernyataan untuk memperbaiki program itu dan mengundur waktu tayangnya menjadi di atas pukul 22.00 WIB.
Sayangnya, dalam pemantauan pada Juni 2009, pukul 21.30 WIB, KPI Pusat menemukan pelanggaran yang terjadi dalam program itu. Salah seorang personel Kangen Band, yang menjadi bintang tamu, ketika itu secara spontan melontarkan kata yang berarti alat kelamin laki-laki.(yun)

Read More...

Dicari ! sutradara dan aktor untuk film “Sandiwara Antasari Azhar”  

Kisah pembunuhan direktur putra rajawali banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen (NZ) sangat menarik pembaca dan pemirsa di tanah air.. Media cetak dan elektronik berhari-hari menjadikan topik pembunuhan NZ ini sebagai berita utama (headline news) mereka.

Setelah sekian lama polisi mencari pelaku pembunuhan, akhirnya misteri pembunuhan direktur asal sulawesi selatan NZ mulai terkuak.. pembunuhan NZ diduga sangat terencana namun tetap meninggalkan bekas. Sehingga hasil penyelidikan polisi mengarah ke salah satu pejabat kondang di negeri ini, ketua KPK Antasari Azhar (AA).

Kisah singkat di atas sangat menarik. Sehingga semua media tidak henti memantau perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan ini. Masyarakat pun berharap agar misteri pembunuhan NZ segera terungkap. Nah.. sekarang AA ditangkap oleh Mabes Polri karena diduga terlibat. Terlepas dari benar atau tidak AA adalah otak dari skenario pembunuhan NZ. Kini giliran penikmat film ingin menyaksikan bagaimana jika “Sandiwara Antasari Azhar” ini dibuat filmnya ?. Dunia ini adalah panggung sandiwara. Adakah sutradara dan aktor yang tertarik memainkan peran dalam kisah ini ?. Sehingga bisa ditayangkan di bioskop-bioskop dalam negeri.
Kalo pun nanti filmnya akan dibuat, semoga bisa menghasilkan film yang didasarkan dari fakta. Bisa memuaskan para penikmat film, yang penasaran dengan kisah Antasari Azhar versus Nasruddin Zulkarnaen. Dan bisa menyaksikannya di layer bioskop ataupun layer kaca telivisi. Kami tunggu filmnya..! “Sandiwara Antasari Azhar”

Sambil menanti filmya. Lagu “panggung sandiwara” yang dinyanyikan ahmad albar mungkin bisa menghibur kita.. he he he..

Read More...

PANWASLU “Antara Ada dan Tiada”  

Perjalanan panjang pemilihan umum calon legislatif 2009 akhirnya telah terlaksana. Sekarang para caleg dan partai sisa menunggu hasil perhitungan manual komisi pemilihan umum (KPU). Meski quick count lembaga-lembaga survey telah menunjukkan perolehan suara. Siapa partai dan caleg yang bakal memenangkan pertarungan panjang ini.

Proses panjang pemilu dan tentunya penuh dengan pelanggaran. Panwaslu selaku lembaga yang bertugas mengawasi menjadi kelabakan. Berbagai laporan pelanggaran dan temuan panwas sendiri makin banyak bermunculan. Sayang, banyak laporan yang masuk hanya berakhir di meja panwas. Laporan panwas mentah di kepolisian dan dikembalikan saat tiba di meja kejaksaan.

Ironis. Begitu banyak pelanggaran pidana pemilu hanya menjadi laporan dan konsumsi media. Tidak banyak yang bisa diproses hingga ke pengadilan. Pun jika sampai ke pengadilan, putusan hakim lebih banyak membebaskan para pelaku dari jeratan hukum
Panwas mengeluh. Banyak temuan juga laporan. Namun tidak cukup bukti untuk menjerat pelaku. Begitupula banyak pelapor yang tidak bisa menghadirkan saksi guna keperluan penyelidikan. Jadilah kertas laporan pelanggaran bertumpuk di meja panwas tanpa ada kepastian hukum bagi para pelanggar.

Inilah realitas lembaga pengawas pemilu bernama panwaslu. Lembaga ini antara ada dan tiada. Ada karena secara hukum memang perlu. Tidak ada, karena tidak banyak pelanggaran yang bisa diajukan panwas hingga ke pengadilan. Akankah ke depan lembaga yang berkewajiban mengawal pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil tetap seperti ini ? (yun)

Read More...

KM TERATAI PRIMA O "sebelum tenggelam"  

6
5
4
3
2
1

Read More...

Reparasi hati di bulan suci  


Selamat Berpuasa...!!

Read More...