my unclespeed  

Laju

melaju.. lajulah...!
hilangkan beban hidupmu
terbang tinggi dan percikkan jauh
seiring sejuknya air

teriakkan kebenaran !
sekeras suara putaran mesin
bergemuruh melawan ombak
dan derasnya arus..

hilangkan kedengkianmu..!
karena hari ini harus lebih baik dari kemarin.

Read More...

bening  

Read More...

be the technopreneur  

Technopreneur Kampus

Jepang mempatenkan tempe yang menjadi makanan pokok di Indonesia,

Malaysia pun ikut mematenkan batik yang kita kenal sebagai hasil karya bangsa Indonesia...

Mendengar itu, kita bisa saja berang. Namun itulah realitasnya, bangsa yang menguasai informasi, komunikasi dan teknologi adalah bangsa yang bisa bersaing di era globalisasi saat ini. Jepang juga Malaysia serta negara maju lainnya tidak hanya mempertahankan wilayah teritorialnya, tapi juga produk dalam negeri hasil karya. Setiap hasil karya mereka lindungi dengan cara memberikan paten (HaKI). Sehingga perorangan, kelompok, atau negara lain harus membayar jika menggunakan produk tersebut.

Indonesia kaya akan sumber daya alam, juga banyak produk dalam negeri yang telah dihasilkan oleh anak Indonesia. Namun kurangnya penguasaan teknologi, informasi dan komunikasi, akhirnya kita kalah bersaing dengan bangsa lain. Sebab sumber daya alam bukan lagi faktor utama dalam kesuksesan suatu bangsa. Harus ada pengetahuan, kreatifitas, dan inovasi di bidang teknologi. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menguasai teknologi.

Saatnya mahasiswa unhas menghasilkan karya di bidang teknologi. Sebab bangsa ini akan dipandang bila bisa menghasilkan produk-produk inovasi di bidang teknologi. Kegiatan hasil kerjasama Unhas bersama Recognition and Mentoring Program IPB (RAMP-IPB) ini diharapkan mampu menumbuhkembangkan sikap invensi dan inovasi serta meningkatkan kemampuan technopreneurship mahasiswa Indonesia.

Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyediakan solusi teknologi dalam pemecahan masalah di masyarakat, tahun ini RAMP-IPB telah menyeleksi beberapa proposal dari mahasiswa. Diantaranya produk yang dianggap inovasi kreatif adalah WM Box untuk menciptakan semangka dan melon kotak dari mahasiswa Brawijaya. Pemanfaatan rumput laut untuk bahan baku mie basah dari mahasiswa Brawijaya. Pemanfaatan buah pohon nyamplung (Calophyllum inophyllum ) sebagai pengganti minyak tanah hasil inovasi mahasiswa Universitas Nusa Tenggara Barat. Dari Unhas ada tiga inovasi yang terpilih yaitu, monokrom Y untuk menghitung kepadatan sel Chlorella, Whey sebagai minuman segar, serta peningkatan efisiensi reproduksi kambing dengan inseminasi buatan. (semoga bermanfaat bro..!)

Semoga ini menjadi awal bangkit dan terciptanya karya agung bangsa indonesia. Sebuah teknologi yang berpihak dan mengarah ke masyarakat. Sebuah teknologi kerakyatan untuk kesejahteraan.

Bangkit bersama kita membangun negeri yang makin terpuruk ini.

MERDEKA...!!!

Read More...

appereseng  


Read More...

Rena  

Rena Amalia Kani

Temanku …
Aku mengenal mu saat pelaksanaan fishery Development Study (fides) di Pulau Baranglompo. Masih teringat saat di pulau dimana panitia sibuk melaksanakan tugasnya. Cucuran keringat dan air mata mewarnai pelaksanaan fides. Sebagai ketua panitia saya masih teringat saat kita sebagai panitia harus rela mencicipi sisa makanan. Sebab saat itu panitia kehabisan makanan. Dan makanan yang dipesan dari makassar tidak bisa dihantar karena tak ada lagi kapal.

Saya juga sangat salut sama Rara…..
Dia adalah wanita yang sungguh perkasa saat itu.
Berkat kecerdasannya dalam berkomunikasi, dia bisa mengajak pemuda di pulau baranglompo tuk membantu pelaksanaan dialog antara menteri kelautan dan perikanan, Freddy Numberi. Sehingga pekerjaan panitia yang setumpuk terasa ringan. Meski om freddy tak sempat datang karena alasan harus berobat ke luar negeri
(kecewa berat ki waktu itu… grrrr grrr…).
Tapi gak apalah, persiapan untuk pak meneteri terpaksa dinikmati pak dirjen, heheheheheeh……

Esoknya panitia kembali menguras tenaga, sebab harus mendampingi peserta ke pulau bonetambu dan pulau barangcaddi guna memantau kondisi masyarakat pesisir di pulau. Dengan bermodalkan speed pinjaman, peserta pun kita hantar ke pulau. Dengan rela dan tentunya ikhlas, teman-teman mendampingi dan melayani para peserta.

Saya salut sekaligus bangga sama kerja keras teman-teman yang tidak kenal pamrih
Demi suksesnya kegiatan ini.
Meski panitia harus berutang di akhir kegiatan hahahahahaha…..

Buat teman-teman di pulau barranglompo (fathur n the gank)
Terima kasih atas bantuan ta semua…
Semoga mendapat imbalan pahala di sisi Allah swr.
Maaf karena Cuma do’a yang bisa kami berikan…
Doakan kami agar menjadi orang sukses yah bro…

Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi
Kalo ada umurku panjang kita kan jumpa lagi.
bernostalgia, mengenang kisah sedih saat menjadi panitia, hiks hiks hiks,,,,....

OK Coy…?!

Pizh…!!!!!!!

Read More...